Amerika Tuduh Korut Curi Data Keuangan

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Kepala Komando Siber Amerika Serikat, Jenderal Paul Nakasone, menuduh Korea Utara mengerahkan peretas untuk membobol dan mencuri dari jaringan keuangan di dunia guna membiayai program pengembangan senjata.

Nakasone menyatakan hal itu dalam artikel yang diterbitkan oleh majalah Foreign Affairs. Dia mengatakan Korut menggunakan peretas untuk mengakali sejumlah sanksi yang dijatuhkan kepada mereka.

“Korea Utara mengakali sanksi dengan meretas jaringan keuangan dunia dan mata uang kripto untuk ditukar dengan uang guna membiayai program pengembangan senjata,” demikian isi artikel yang ditulis Nakasone dan penasihat senior Komando Siber AS, Michael Sulmeyer.

Korsel menjadi salah satu negara sasaran serangan siber dari Korut, yang bertujuan menyebarkan kebingungan dan mencuri informasi rahasia. Sejumlah pakar meyakini Korut menggandeng peretas sejak 2016 untuk keuntungan finansial. (*)

BERITA REKOMENDASI