Amerika Tutup Pintu Perdamaian dengan Taliban

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Presiden Donald Trump bahwa upaya damai Amerika Serikat dan Taliban sudah mati setelah ia membatalkan pertemuan rahasia terpisah dengan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, dan kelompok pemberontak.

"Sudah mati. Sejauh yang saya tahu, semuanya sudah mati," ujar Trump ketika ditanya soal perundingan damai untuk mengakhiri perang 18 tahun tersebut.

Trump melontarkan pernyataan ini setelah Taliban menyatakan bahwa mereka tetap membuka pintu negosiasi meski menyayangkan pembatalan pertemuan tersebut.

"Kami masih percaya bahwa pihak Amerika akan kembali ke posisi ini. Pertarungan kami selama 18 tahun seharusnya membuktikan kepada Amerika bahwa kami tidak akan puas sampai kami menyaksikan akhir dari pendudukan," kata Taliban dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Twitter oleh juru bicara Zabihullah Mujahid.

Dalam pernyataan itu, mereka memastikan para pemberontak telah menyelesaikan kesepakatan dengan AS yang diperkirakan akan memungkinkan Washington mulai menarik pasukan dengan 'imbalan' janji-janji keamanan dari Taliban.

Ia juga menyatakan bahwa kedua pihak sejatinya telah mempersiapkan kesepakatan untuk diumumkan dan ditandatangani sebelum Trump pada Sabtu malam membatalkan negosiasi damai yang diutarakan lewat Twitter. (*)

BERITA REKOMENDASI