Anggota Milisi Filipina Ungkap Kekejaman Duterte

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA (KRjogja.com) – Seorang mantan anggota milisi Filipina membongkar kekejaman Presiden Rodrigo Duterte saat menjabat sebagai Wali Kota Davao. Dikatakan pria bernama Edgar Matobato itu, Duterte pernah memerintahkannya dan beberapa anggota lainnya untuk membunuh pelaku kriminal, anggota geng dan lawan politik.

Dikatakannya, perintah pembunuhan yang diberikan Duterte telah mengakibatkan setidaknya 1.000 orang tewas. Lelaki 57 tahun itu pun mengaku ambil bagian dalam penculikan dan pembunuhan 50 orang. Jumlah itu termasuk satu orang dijadikan mangsa buaya di Kota Davao tahun 2007 silam.

Seperti yang telah diberitakan, kebijakan Presiden Duterte telah mengakibatkan lebih dari 3.000 orang yang dicurigai sebagai pengguna maupun pengedar narkoba tewas. (*)

BERITA REKOMENDASI