Anwar Ibrahim Bakal Tindak Tegas Perusahaan Terlibat Karhutla

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan seluruh perusahaan, termasuk yang berasal dari negaranya, yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan menyebabkan kabut asap harus bertanggung jawab dan diproses hukum. Dia juga meminta negara tidak berkelit dan seolah cuci tangan saat menghadapi masalah itu.

"Jika para perusahaan ini terlibat, maka mereka harus diminta pertanggungjawabannya. Jutaan orang menderita dan Anda tidak bisa hanya mengatakan kami akan mempelajari dan akan mempersiapkan langkah pencegahan supaya tidak terulang," kata Anwar.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan ada empat perusahaan milik asing yang memiliki lahan di Indonesia yang terbakar. Sebanyak tiga perusahaan dipunyai Malaysia dan satu milik Singapura. Anwar juga menyinggung kerja sama antara Indonesia, Malaysia dan Singapura untuk meredam kabut asap masih belum cukup baik.

Dia meminta seluruh pihak yang terdampak harus bekerja sama supaya kejadian seperti ini bisa lekas ditanggulangi atau dicegah. "Ada jutaan orang yang terdampak kabut asap, ribuan sekolah harus ditutup. Jutaan orang harus membeli obat dan masker, sementara pemerintah tidak mampu bekerja sama mencari solusi masalah ini," ujar Anwar. (*)

BERITA REKOMENDASI