Arab Ungkap Alasan Tutup Wilayah Udaranya untuk Qatar

Editor: Ivan Aditya

ARAB, KRJOGJA.com – Badan penerbangan Arab Saudi telah menyatakan bahwa penutupan wilayah udaranya untuk penerbangan dari Qatar adalah hak kedaulatan untuk melindungi warganya dari ancaman. Tanggapan Arab Saudi tersebut dikeluarkan atas ucapan kepala pelaksana Qatar Airways yang menyatakan kerajaan Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain melanggar hukum internasional karena menutup penerbangan terhadap Qatar.

Penutupan wilayah udara berada di bawah hak kedaulatan untuk melindungi negara dan warganya dari apapun, yang dilihatnya sebagai ancaman, dan sebagai pencegahan. Demikian pernyataan dinas penerbangan sipil Arab Saudi dalam pernyataan.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutus hubungan diplomatik dan dengan Qatar sepekan lalu dan menuduhnya mendukung terorisme serta terlalu dekat dengan Iran. Semua tuduhan tersebut ditolak Doha.

Badan Penerbangan Umum Uni Emirat Arab mengatakan bahwa mereka sepenuhnya berkomitmen pada konvensi Chicago. Namun negara memiliki hak berdaulat di bawah hukum internasional untuk mengambil tindakan pencegahan apapun demi melindungi keamanannya jika diperlukan.

Badan penerbangan dari tiga negara tersebut juga menyatakan bahwa penerbangan pribadi non-Qatar dan sewaan dari Qatar harus mengajukan permintaan melintas setidaknya 24 jam sebelum melintasi wilayah udara. (*)

BERITA REKOMENDASI