Assad Yakin Trump Tak Tepati Janji

Editor: Ivan Aditya

SURIAH (KRjogja.com) – Presiden Suriah Bashar al-Assad mengungkapkan presiden terpilih Donald Trump dengan sendirinya akan menjadi sekutu negaranya jika ia menepati janji untuk memerangi teroris.

Dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Portugal, Assad melontarkan pernyataan tersebut sembari memperingatkan bahwa ia tidak yakin konglomerat asal New York akan menepati janjinya memerangi teroris ketika menjabat di Gedung Putih pada Januari mendatang.

Pemerintah Suriah menganggap semua kelompok yang menentang rezim Assad adalah teroris. Sementara, pemerintah AS di bawah kepemimpinan Barack Obama saat ini menilai Assad merupakan sumber perpecahan dan perang saudara di Suriah.

“Kami tidak bisa mengatakan apa-apa tentang apa yang akan dia lakukan, tetapi jika… ia akan melawan teroris, tentu saja kami akan menjadi sekutu, secara alami menjadi sekutu, sebagaimana kami dengan Rusia, Iran, dengan banyak negara lainnya,” ujar Assad.

Ditanya soal retorika Trump dalam kampanyenya yang menyebutkan bahwa AS akan berfokus pada pertempuran melawan ISIS, Assad menyambut rencana Trump tersebut, namun dengan berhati-hati.

“Saya akan mengatakan ini cukup menjanjikan, tapi apakah dia bisa menepati janjinya. Bisakah dia melakukan itu? Bagaimana dengan kekuatan oposisi dalam pemerintahan, media arus utama yang melawannya? Bagaimana dia bisa menghadapinya?” kata Assad.

Pemerintah Amerika Serikat saat ini berkomitmen memimpin koalisi internasional yang melakukan serangan udara terhadap di Suriah dan Irak. AS juga mendukung berbagai kelompok pemberontak yang berupaya melengserkan Assad dan memerangi ISIS. (*)

BERITA REKOMENDASI