AstraZeneca Hentikan Thailand

Editor: Ivan Aditya

THAILAND, KRJOGJA.com – Beberapa negara di Eropa hingga Asia Tenggara, seperti Thailand, menghentikan sementara penggunaan vaksin virus Corona (Covid-19) asal perusahaan farmasi Inggris AstraZeneca terkait dugaan kasus penggumpalan darah. Thailand resmi menunda vaksinasi menggunakan AstraZeneca menyusul Denmark, Norwegia dan Islandia yang juga telah menghentikan penggunaan vaksin Oxford/AstraZeneca.

“Injeksi vaksin untuk warga Thailand harus aman, tidak perlu terburu-buru,” kata penasihat komite vaksin Covid-19 Thailand Piyasakol Sakolsatayadorn.

Austria pada minggu lalu juga dilaporkan menghentikan penggunaan dosis batch suntikan pertama, usai seorang perawat berusia 49 tahun meninggal karena masalah pembekuan darah beberapa hari setelah disuntik vaksin tersebut.

Kendati demikian, Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Indonesia Siti Nadia Tarmizi menyebut sejauh ini vaksin AstraZeneca aman digunakan untuk populasi Indonesia.

Nadia berpedoman kepada hasil evaluasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) AstraZeneca. “Bahwa kalau sudah ada EUA, ini artinya aspek safety penggunaan vaksin sudah dikaji dan mendapat masukan dari ITAGI, para ahli dari spesialis yang berkecimpung di bidang tersebut,” kata Nadia. (*)

BERITA REKOMENDASI