Australia Karantina Melbourne

Editor: Ivan Aditya

AUSTRALIA, KRJOGJA.com – Departemen Pertahanan Australia berencana mengerahkan 500 pasukan ke Melbourne, Victoria untuk membantu mengawasi karantina warga saat diberlakukan penguncian wilayah (lockdown).

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews mengatakan pasukan tambahan yang dikerahkan akan membantu 300 petugas dari departemen kesehatan untuk mengawasi warga yang dikarantina.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa akan ada tambahan lebih dari 500 personel ADF (Angkatan Pertahanan Australia) yang datang ke Melbourne dalam beberapa hari mendatang,” kata Andrews.

Selain menambah pasukan untuk mengawasi karantina, Andrews juga mengumumkan pemberlakuan denda bagi warga yang nekat keluar rumah saat diberlakukan lockdown. Orang yang nekat keluar saat karantina akan didenda hingga 14.290 dolar Australia (sekitar Rp151 juta) dan menghadapi hukuman di persidangan.

Andrews mengatakan denda diberlakukan karena ada 3.000 orang dengan 800 diantaranya dirawat di rumah sakit di Melbourne yang berpotensi menyebarkan virus corona selama lockdown.

Kepala Kepolisian Victoria, Lisa Neville juga memperingatkan bahwa polisi akan berpatroli untuk memastikan warga tidak melanggar aturan karantina. Neville mengatakan pihaknya tidak akan sungkan untuk menjatuhi denda hingga menahan warga yang melanggar aturan lockdown. (*)

BERITA REKOMENDASI