Ayah Pelaku Pernah Laporkan Anaknya Sebagai Teroris

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Sejak terungkapnya identitas Ahmad Khan Rahami sebagai pelaku pengeboman di New York dan New Jersey, banyak fakta baru lainnya berhasil digali kepolisian. Ayah Ahmad Khan, Muhammad Rahami mengungkapkan pada 2014 dia sempat melaporkan kepoda FBI bahwa anaknya adalah teroris setelah menikam adik kandung dan ibu tiri.

Namun, FBI kemudian menutup kasus tersebut karena saat itu tak menemukan adanya kaitan terorisme seperti yang dilaporkan ayah pengebom New York dan New Jersey tersebut. FBI saat itu menilai bahwa cekcok antara ayah dan anak tersebut hanya masalah keluarga.

"Dua tahun lalu saya datangi FBI karena anak saya berperilaku sangat buruk. Namun setelah FBI melakukan investigasi selama hampir dua bulan, FBI bilang dia bersih, dia bukan teroris," ujar Muhammad. "Baru sekarang setelah kejadian, FBI bilang anak saya teroris. Saya bilang, OK," ujarnya.

Fakta yang diungkap ayah si pelaku kini sedang diinvestigasi karena jika benar Muhammad pernah melaporkan anaknya sebagai teroris pada 2014, mengapa FBI saat itu tak langsung mengawasi pelaku dan faktor apa yang membuat FBI saat itu menganggap laporan ayah pelaku hanya dipicu masalah keluarga. (*)

BERITA REKOMENDASI