‘BAB’ di Machu Piccu, Turis Argentina Terancam Dipenjara

LIMA, KRJOGJA.com – Seorang wisatawan menghadapi persidangan dan lima lainnya akan dideportasi dengan tuduhan merusak warisan budaya Peru setelah mereka dilaporkan buang air besar di kuil suci Machu Picchu yang terkenal. Hal itu diungkapkan kepolisian Peru pada Selasa, 14 Januari.

Kantor berita AFP melaporkan keenam orang itu ditangkap oleh polisi pada Minggu, 12 Januari, setelah ditemukan oleh penjaga taman di daerah terlarang di Kuil Matahari, sebuah tempat suci suku Inca.

Pihak berwenang mengatakan bahwa keempat pria dan dua wanita itu merusak kuil berusia 600 tahun dengan buang air besar di lokasi yang terletak di wilayah selatan Cusco.

Warga Argentina, Nahuel Gomez, yang akan menjalani persidangan di pengadilan, diduga berusaha memindahkan sebuah batu yang kemudian jatuh ke tanah dan pecah, juga menyebabkan retakan di lantai.

Keenam orang itu, yang berusia antara 20 sampai 32 tahun, dituduh "merusak warisan budaya," kata kepala polisi wilayah, Victor Andres Patino kepada wartawan sebagaimana dilansir VoA, Rabu (15/1/2020).

Beberapa bagian dari Kuil Matahari yang berbentuk setengah lingkaran itu terlarang bagi wisatawan karena alasan pelestarian.

Nahuel tetap berada di Machu Picchu untuk menjalani persidangan pada Selasa sore. Sedangkan kelima turis lainnya seorang warga Argentina, dua warga Brazil, seorang warga Chile dan seorang wanita Prancis "akan dipulangkan," kata Patino.

Nahuel yang berusia 28 tahun, menghadapi hukuman empat tahun penjara jika terbukti bersalah merusak warisan budaya Peru. (*)

BERITA REKOMENDASI