Bajak Situs Presiden untuk Tunda Ujian

Editor: Ivan Aditya

SRILANKA (KRjogja.com) – Kepolisian Sri Lanka berhasil menangkap remaja berusia 17 tahun karena terbukti membajak situs resmi milik Presiden Maithripala Sirisena. Remaja itu ketahuan menuliskan pesan palsu berisi pengumuman penundaan ujian nasional di situs tersebut.

Remaja yang tidak diketahui namanya itu langsung dijebloskan ke tahanan dan dijatuhi dakwaan sesuai Undang-Undang Kejahatan Teknologi. Ia terancam hukuman denda senilai LKR 300 ribu (setara Rp 27,3 juta) dan tiga tahun penjara.

Remaja itu menghapus halaman muka dari situs resmi presiden dan menggantinya dengan permintaan penundaan ujian nasional. Ia juga meminta Presiden Maithripala Sirisena untuk mengundurkan diri jika tidak menunda ujian tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI