Bangladesh Batal Evakuasi Warga dari China

Editor: Ivan Aditya

BANGLADESH, KRJOGJA.com – Awak maskapai penerbangan nasional Bangladesh, Biman Airlines, dilaporkan menolak permintaan pemerintah untuk melakukan evakuasi gelombang kedua warga dari China guna menghindari wabah virus corona. Akibat penolakan itu pemerintah memutuskan membatalkan rencana tersebut.

“Kami tidak bisa memulangkan mereka karena tidak ada yang mau terbang. Tidak ada awak yang mau terbang ke sana. Awak yang pertama kali melakukan evakuasi juga menolak kembali,” kata Menteri Luar Negeri Bangladesh, AK Abdul Momen.

Sampai saat ini belum ada penduduk Bangladesh yang mengidap virus corona. Pekan lalu, negara di kawasan Asia Selatan itu memulangkan 312 orang, yang sebagian besar adalah mahasiswa.

Kini mereka berusaha kembali memulangkan 171 orang warga Bangladesh yang masih berada di China. Para penduduk yang dievakuasi pada 1 Februari lalu saat ini dikarantina di asrama haji setempat selama 14 hari.

Menurut pejabat badan kesehatan setempat, tidak ada satupun yang terjangkit virus corona. (*)

BERITA REKOMENDASI