Bangladesh Tangkap Pengungsi Rohingya

Editor: Ivan Aditya

BANGLADESH, KRJOGJA.com – Unit Elit Anti-Kejahatan dan Terorisme Bangladesh (RAB) telah menangkap 10 pengungsi asal Rohingya ketika mau berangkat ke Malaysia menggunakan perahu. Hal ini dilakukan karena mereka dianggap telah terpengaruh dengan perdagangan manusia.

RAB mengatakan mereka telah menghentikan enam wanita muda dan empat pria di salah satu stasiun pengawas di pantai Shah Porir Dwip, pada Kamis malam. Mereka ditangkap sebelum menaiki perahu yang akan berjalan mengiringi danau Naf, pemisah antara Bangladesh dan Myanmar.

"Mereka akan menuju Malaysia melalui Teluk Benggala. Perempuan tersebut tidak berusia lebih dari 22 tahun. Mereka tergoda kesempatan menikahi penduduk mapan di Malaysia," kata Ketua Bazar RAB Cox Mahedi Hasan.

Beberapa tahun terakhir para penyelundup manusia telah berhasil membawa puluhan ribu pengungsi Rohingya ke Malaysia. Bangladesh mulai melancarkan operasi pada 2015, setelah pemerintah Thailand menemukan kuburan massal dan banyak perahu kecil terombang-ambing di laut.

Bangladesh bagian tenggara merupakan rumah bagi sekitar satu juta penduduk Rohingya. Sebagian dari mereka datang sejak melarikan diri dari Myanmar tahun lalu akibat agresi militer, dan saat ini mereka bertempat tinggal di kemah-kemah yang besar. (*)

BERITA REKOMENDASI