Banjir Korut Hancurkan Puluhan Ribu Bangunan

PYONGYANG (KRjogja.com) – Bencana banjir dilaporkan telah merusak puluhan ribu bangunan di Timur Laut Korea Utara (Korut). Banjir besar ini terjadi setelah hujan lebat terus mengguyur Korut. 

Menurut Kantor Berita Korut (KCNA), semua personel militer dan warga sipil telah dikerahkan untuk ikut mengevakuasi para korban. Kendati demikian, laporan KCNA tidak memberikan jumlah korban meninggal ataupun jumlah bangunan yang rusak secara pasti. 

Sementara laporan PBB pada pekan lalu mencatat 60 orang meninggal dan lebih dari 44 ribu orang kehilangan tempa tinggal sepanjang Sungai Tumen. Demikian sebagaimana dilansir The Guardian, Minggu (11/9/2016).

Berdasarkan laporan dari komite pusat partai pekerja, puluhan ribu rumah dan bangunan publik runtuh. Sedangkan jalan raya, listrik, pabrik, dan lahan pertanian rusak akibat terendam banjir. Akibat kejadian ini, masyarakat di Provinsi Hamyong Utara harus menghadapi kesulitan besar. 

Merespons hal ini, pemerintah yang sebelumnya mengampanyekan penguatan ekonomi terpaksa mengalihkan mobilisasi massa untuk membantu korban banjir. Informasi ini disampaikan oleh Komite Pusat. Mobilisasi besar-besaran ini bertujuan untuk mengerahkan segala kekuatan supaya dapat membantu orang-orang yang kehilangan rumah dan memberikan bantuan.  (*)

BERITA REKOMENDASI