Bhutan Setujui LGBT

Editor: Ivan Aditya

BHUTAN, KRJOGJA.com – Parlemen Bhutan sepakat mengubah aturan yang menyatakan hubungan sesama jenis (LGBT) bukan termasuk kejahatan dan tidak bisa dipidana.

Keputusan itu dihasilkan melalui pemungutan suara. Sebanyak 63 orang dari 69 anggota legislatif Bhutan menyetujui perubahan undang-undang yang menghapus pasal pemidanaan terhadap pelaku hubungan sesama jenis. Sedangkan enam anggota legislatif menyatakan abstain.

Kini amandemen undang-undang itu harus disetujui raja untuk disahkan menjadi beleid baru. Amandemen yang dilakukan parlemen yaitu menghapus dua pasal yang sebelumnya menyatakan hubungan sesama tidak alamiah dan bisa dipidana selama satu tahun penjara.

“Saya tidak bisa berhenti tersenyum. Saya sangat menunggu persetujuan raja,” kata aktivis Bhutan, Tashi Tsheten.

Menurut Tsheten, perubahan aturan itu memberi harapan bagi kelompok Lesbian Gay Biseksual Transgender dan Intersex (LGBTIQ) di Bhutan, setelah sekian lama menghadapi diskriminasi dan dicap buruk oleh masyarakat.

Bhutan adalah negara kecil yang dikelilingi daratan yang berada di kaki Pegunungan Himalaya dengan penduduk 770 ribu orang. Mereka dihimpit oleh China di bagian utara dan India di bagian selatan. (*)

BERITA REKOMENDASI