Bom Bunuh Diri di Gereja Pakistan, 8 Tewas dan 44 Luka

ISLAMABAD, KRJOGJA.com – Sedikitnya delapan orang tewas dan 44 lainnya luka-luka dalam serangan bom bunuh diri di sebuah gereja di ibu kota salah satu provinsi di Pakistan, Quetta, pada Minggu 17 Desember. Hal tersebut disampaikan oleh pihak rumah sakit.

Laporan lokal mengatakan bahwa jumlah korban tewas mungkin akan meningkat karena sembilan korban luka dalam kondisi kritis. Diperkirakan sekira 10 sampai 15 kilogram (kg) bahan peledak digunakan dalam serangan tersebut.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Provinsi Balochistan Barat Daya, Sarfraz Bugti, mengatakan bahwa sekelompok terduga teroris yang beranggotakan empat orang menyerang gereja yang terletak di daerah Jalan Zarghoon di Quetta, ibu kota provinsi Balochistan.

Mendagri Bugti mengatakan salah satu pengebom bunuh diri tersebut ditembak mati oleh penjaga polisi di pintu masuk utama gereja tersebut sebelum dia dapat meledakkan roket peledaknya. Sementara yang kedua meledakkan dirinya di luar tembok gereja setelah dia terluka dalam penembakan. 

Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa kempat penyerang tersebut tidak berhasil masuk ke gereja. Sebelumnya, Bugti mengatakan bahwa salah satu penyerang berhasil masuk gereja dan meledakkan dirinya.

Dilansir dari Xinhua, Minggu (17/12/2017), setelah pembalasan dari polisi, dua penyerang berhasil melarikan diri dari lokasi tersebut. Bugti juga menambahkan bahwa pasukan kepolisian setempat telah membersihkan gereja tersebut dan sedang melakukan operasi pembersihan di daerah-daerah terdekat. Pada saat serangan, sekira 500 orang jemaat tengah melakukan ibadah pagi di gereja. (*)

BERITA REKOMENDASI