Brasil Ragukan Vaksin Buatan China

Editor: Ivan Aditya

BRASIL, KRJOGJA.com – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, meragukan tingkat efektivitas vaksin virus corona (Covid-19) CoronaVac buatan perusahaan farmasi China, Sinovac , dalam uji klinis di Sao Paulo. Pernyataan itu disampaikan Bolsonaro dalam melalui pidato Natal tahunan.

Bolsonaro mengatakan, tingkat kemanjuran vaksin yang diuji klinis di Sao Paulo itu sangat rendah. Namun, dia tidak merinci pernyataannya.

Dalam uji klinis vaksin CoronaVac buatan Sinovac yang dilakukan di negara bagian Sao Paulo dilaporkan tingkat kemanjurannya berada di atas 50 persen, dan di bawah 90 persen. Ambang batas itu ditetapkan oleh Lembaga Kesehatan Brasil, Anvisa.

Menteri Kesehatan Brasil, Jean Gorinchteyn, membenarkan hal itu. Akan tetapi, Institut Butantan menolak membeberkan secara rinci tingkat efikasi vaksin itu terhadap 13 ribu relawan, karena terikat kontrak dengan Sinovac. Mereka menyatakan baru akan mengungkap hasilnya pada 7 Januari 2021 mendatang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan ambang batas kemanjuran vaksin setidaknya mencapai 50 persen. Namun, vaksin lain seperti buatan Pfizer/BioNTech telah mencapai kemanjuran 90 persen. (*)

BERITA REKOMENDASI