Bus Shawalat Berhenti Beroperasi

Editor: Ivan Aditya

MAKKAH, KRJOGJA.com – Jelang puncak haji Wukuf Arafah, layanan bus shalawat yang mengantar jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram akan dihentikan operasionalnya pada Selasa (6/8) pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Untuk layanan Bus Shalawat dihentikan mulai besok (hari ini-red) hingga 16 Agustus untuk persiapan wukuf hingga hari tasyrik," ucap Kepala Pos Terminal Syeib Amir Makkah, ujarnya kepada tim media center haji, Sugandi kepada Tim MCH 2019, Senin (05/08/2019).

Pihaknya meminta kepada jemaah haji yang akan menggunakan layanan bus shalawat agar maklum dan memahami kebijakan ini. Sejumlah petugas juga terus mensosialisasikan hal tersebut kepada jemaah melalui pengeras suara di dalam bus ketika hendak berangkat dari terminal.

"Jangan sampai jamaah ada yang mengeluh tidak ada bus, karena sudah merupakan kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi dan diinformasikan kepada seluruh negara pengirim jemaah haji," kata Sugandi.

Penghentian operasional bus shalawat ini juga sudah diinformasikan kepada negara-negara lainnya. Dengan kebijakan ini pula diharapkan jemaah menggunakan kesempatan untuk istirahat jelang Armuzna. "Siapkan fisik, kurangi aktivitas di luar ruangan supaya saat puncak ibadah haji tetap optimal," ungkapnya

Jangan sampai nantinya jemaah tidak bisa melaksanakan ibadah di prosesi puncak haji dikarenakan terganggunya fisik akibat kelelahan.

Salah satu jemaah asal Embarkasi Solo (SOC), Guntoro mengaku tidak terlalu mempersoalkan penghentian bus shalawat ini. Pihaknya sudah beberapa waktu ini beribadah di masjid sekitar hotel ataupun mushola hotel guna menjaga kebugaran tubuh. "Malah bisa fokus istirahat dan ibadah di hotel supaya bisa fit saat wukuf," ucapnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI