Candi Borobudur dan Biara Batalha Kerjasama Pariwisata

Editor: KRjogja/Gus

LISABON, KRJOGJA.com – Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC-BPRB) Edy Setijono dan Direktur Jenderal Warisan Budaya Republik Portugal Paula Araujo da Silva melakukan penandatanganan nota kesepahaman.  Penandatanganan untuk kerja sama warisan dunia kembar antara Borobudur dan Biara Batalha di Batalha disaksikan  Duta Besar RI untuk Portugal, Ibnu Wahyutomo.

 

Penandatanganan Senin (30/9) tersebut menandai dimulainya kerja sama Candi Borobudur dengan Biara Batalha, sebuah monumen bersejarah Bangsa Portugis. Biara Batalha dinobatkan sebagai UNESCO World Heritage pada tahun 1983. Biara Batalha adalah komplek bangunan yang terdiri dari biara, gereja, serambi, makam, dan kapel di kota Batalha (130 km dari Lisabon).

Pembangunan memakan waktu lebih dari 150 tahun dan dipengaruhi oleh beberapa gaya, seperti gothic, manueline, dan renaissance. Biara Batalha dibangun Raja João I sebagai ucapan terima kasih atas kemenangan prajuritnya di Perang Aljubarrota tahun 1385 yang memberikan kemerdekaan kepada Portugal.
 
Dalam siaran pers KBRI di Portugal yang diterima KRJogja.com, Senin, 15 menit setelah penandatanganan dilakukan disebutkan, kerja sama ini merupakan salah satu tindak lanjut persetujuan kerja sama bilateral RI – Portugal di bidang kebudayaan yang ditandatangani  22 Mei 2012, pada pertemuan kedua kepala negara di Jakarta. Difasilitasi KBRI Lisabon, pengelola Candi Borobudur dan Biara Batalha sepakat bekerja sama untuk mendukung kemajuan kedua monumen.

“Secara garis besar, MoU berisi tentang hubungan kerja sama kemitraan dalam berbagi pengetahuan, pertukaran program budaya, pelatihan dan penciptaan peluang baru untuk promosi pariwisata dan budaya antar kedua situs UNESCO ini”, ungkap Direktur Biara Batalha, Joaquim Ruivo

Sedang Dirut PT TWC-BPRB, Edy Setijono mengungkapkan bahwa kerja sama ini diharapkan akan berdampak positif terhadap perkembangan pariwisata di Candi Borobudur. Kerja sama ini merupakan yang pertama kali dengan situs budaya UNESCO di Eropa. Sebelumnya pengelola PT CWC-PBRB  telah bekerja sama dengan berbagai situs budaya lainnya, seperti Angkor Wat di Kamboja dan Taj Mahal di India. (Fsy)

BERITA REKOMENDASI