China Batasi Impor Emas

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – China membatasi impor emas secara ketat sejak Mei 2019 lalu. Hal itu dilakukan untuk meredam imbas perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). Pembatasan impor emas diduga dilakukan untuk menahan aliran keluar dolar AS dan menguatkan kurs yuan China seiring perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Pengiriman impor emas sejak Mei telah merosot sekitar 300 ton-500 ton dibandingkan tahun lalu atau setara dengan US$15 miliar hingga US$20 miliar sesuai harga berlaku.

Pembatasan terjadi seiring eskalasi perang dagang dengan AS yang telah menyeret pertumbuhan ekonomi China hingga ke level terlamban dalam hampir tiga dekade terakhir dan menekan kurs yuan hingga ke level terendahnya.

Saat ini, China merupakan importir emas terbesar di dunia. Tahun lalu impor emas China mencapai 1.500 ton atau senilai us$60 miliar. Jumlah tersebut setara dengan sepertiga dari pasokan dunia.

Selama dua dekade terakhir, permintaan perhiasan emas, emas batangan, dan koin emas China telah melonjak tiga kali lipat seiring meningkatnya kemakmuran warganya. Dalam periode yang sama, cadangan emas China di bank sentral melonjak lima kali lipat menjadi 2.000 ton.

Berdasarkan data kepabeanan China, negeri tirai bambu itu mengimpor sebanyak 575 ton emas pada paruh pertama tahun ini atau merosot sekitar 34,8 persen dari periode yang sama tahun lalu, 883 ton. (*)

BERITA REKOMENDASI