China dan Malaysia Bersitegang di Laut China Selatan

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Penjaga pantai China dilaporkan bersitegang dengan militer Malaysia di Laut China Selatan. Lembaga pemikir Amerika Serikat, Asia Maritime Transparency Institute (AMTI) mengungkap kapal penjaga pantai China dan Angkatan Laut Malaysia bersitegang di wilayah eksplorasi hidrokarbon di Laut China Selatan.

Menurut AMTI kejadian dan kapal pemasok di lepas pantai Malaysia pada pekan lalu. “Kapal China Coast Guard (CCG) melecehkan rig pengeboran dan kapal pemasoknya yang beroperasi hanya 44 mil laut dari Negara Bagian Sarawak Malaysia pada 19 November,” tulis Pusat Studi Strategis dan Internasional AMTI itu seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Malaysia lantas mengerahkan kapal Angkatan Laut sebagai tanggapan. Mereka terus membuntuti kapal China. Menurut laporan tersebut, insiden itu kemungkinan terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara China Coast Guard dan Royal Malaysian Navy di daerah tersebut dalam dua minggu terakhir.

Laporan AMTI mengatakan kapal China itu berangkat dari Provinsi Hainan pada 30 Oktober. “Mereka berhenti di pangkalan pulau buatan China di Subi dan Fiery Cross Reefs sebelum menghampiri stasiun di Luconia Shoals di zona ekonomi eksklusif Malaysia pada 2 November,” kata laporan itu. (*)

BERITA REKOMENDASI