China Desak WHO Hapus Uji Coba Vaksin ke Manusia

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – China mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghapus uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 pada manusia sebagai syarat untuk penggunaan darurat. Sebagai gantinya, antibodi penetral menjadi alternatif dalam pengujian tahap akhir.

“Pertimbangan harus dilakukan untuk mengecualikan fase 3 dan menggunakan antibodi penetral sebagai indikator alternatif dalam uji coba tahap akhir,” kata Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional China, Zeng Yixin.

Yixin juga menganjurkan agar WHO membuat peraturan yang sesuai untuk daftar penggunaan darurat vaksin Covid-19, untuk mencegah dan mengendalikan epidemi global. Sebagai informasi, dahulu tingkat antibodi dalam darah digunakan untuk menunjukkan efektivitas vaksin.

Misalnya, lisensi tahunan vaksin flu berat musiman yang berdasarkan seberapa baik ia menghasilkan ambang batas tingkat antibodi. Hingga kini, para peneliti di seluruh dunia masih mempelajari “korelasi perlindungan” imunitas yang lebih baik dan dapat memberikan perlindungan terhadap Covid-19. (*)

BERITA REKOMENDASI