China Geram Usai Pejabat AS Bertemu dengan Dalai Lama

BEIJING, KRJOGJA.com – China dilaporkan telah melayangkan protes kepada Amerika Serikat (AS) usai seorang anggota Kongres Negeri Paman Sam bertemu dengan Dalai Lama di India. China sebut pertemuan itu mengirimkan “sinyal yang salah” kepada dunia.

Pemimpin Demokrat di Kongres AS, Nancy Pelosi, bersama dengan delegasi lainnya menyempatkan diri untuk mengunjungi Dalai Lama di tempat tinggalnya. Pelosi mengklaim pertemuan itu diadakan untuk mendapatkan inspirasi dari Dalai Lama serta menunjukkan komitmen dukungan mereka kepada warga Tibet.

“Kunjungan delegasi dari Kongres AS untuk bertemu dengan Dalai Lama telah mengirim sinyal yang sangat salah kepada dunia terkait kemerdekaan Tibet dan bertentangan dengan janji AS mengenai Tibet. China dengan tegas menentang hal ini dan telah melayang protes kepada perwakilan AS,” ujar  juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, sebagaimana dikutip dari Asian Correspondent, Kamis (11/5/2017).

Sekadar informasi, Dalai Lama dianggap sebagai separatis oleh China. Semenjak Negeri Tirai Bambu mengontrol Tibet pada 1950, China selalu mendesak pemerintah negara lain untuk menghindari membuka hubungan kontak dengan Dalai Lama.

“Kami mendesak anggota Kongres AS untuk menangani isu-isu yang berhubungan dengan Tibet secara tepat dan menghentikan kontak dengan Dalai Lama serta segera mengambil langkah untuk menghapus dampak negatifnya,” tambah Geng Shuang. (*)

 

BERITA REKOMENDASI