China Hukum Mati Mantan Kepala Polisi

Editor: Ivan Aditya

CHINA (KRjogja.com) – Sebuah pengadilan di China menjatuhkan hukuman mati terhadap mantan kepala polisi di wilayah Mongolia utara. Bekas kepala polisi itu dihukum mati atas tuduhan membunuh wanita yang merupakan pacarnya, karena membeberkan praktik korupsi dirinya selama menjabat.

Mantan kepala polisi itu juga dituduh menerima suap sekitar 2 juta yuan atau sekitar Rp3,9 miliar, membunuh, serta memiliki senjata api dan bahan peledak. Pengadilan di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi utara memutuskan bahwa mantan kepala polisi bernama Zhao Liping, 65, bersalah karena membunuh seseorang bermarga Li pada Maret tahun lalu.

Dia juga dinyatakan bersalah menerima suap sekitar 2 juta yuan dan menyimpan 91 detonator ilegal di kantornya saat bekerja sebagai kepala polisi periode 2008-2010. Zhao pertama menjadi kepala polisi daerah pada tahun 2005 dan telah bekerja sebagai polisi selama hampir tiga dekade. ”Sifat pembunuhan Zhao Liping adalah tak bermoral, plot keji, kejam, berbahaya terhadap masyarakat,” bunyi keterangan pengadilan dalam putusannya.

Menurut pengadilan, Zhao menolak untuk mengaku bersalah, sehingga harus dihukum berat. Dia ditahan atas dugaan pembunuhan seorang wanita tahun lalu dan secara resmi didakwa pada Februari 2016. (*)

BERITA REKOMENDASI