China Klaim Berhasil Sembuhkan 475 Pasien Terinfeksi Korona

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa meski jumlah korban dan angka kematian akibat wabah virus korona terus dilaporkan bertambah, ada hal-hal positif yang dapat dilihat dari upaya penangan yang tengah berjalan. Salah satu hal positif itu adalah jumlah pasien sembuh yang juga telah meningkat.

Dalam keterangan pers di Jakarta, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengatakan bahwa sampai Minggu, 2 Februari 2020, telah ada 475 kasus virus korona yang dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan dari rumah sakit, dengan 147 orang disembuhkan pada hari sebelumnya.

Angka itu melebihi 361 jumlah kematian di China yang dilaporkan pada hari yang sama. Komite Kesehatan Nasional Tiongkok (NHC) juga menyebutkan bahwa tingkat pertumbuhan kasus terdiagnosa dari penyakit itu menunjukkan tanda menurun dari 64,54% pada 27 Januari 2020 menjadi 19,65% pada 2 Februari 2020. Sementara tingkat pertumbuhan parah kumulatif juga menurun dari 111,71% pada 27 Januari 2020 menjadi 8,82% pada 2 Februari 2020.

“Ini membuktikan Tiongkok telah mengambil langkah-langkah efektif untuk mengendalikan aliran virus,” demikian disampaikan Duta Besar Tiongkok di Jakarta, Xiao Qian dalam sebuah pidato, Selasa (4/2/2020).

“Pasien ringan secara bertahap akan pulih sekitar seminggu setelah infeksi. Pasien yang serius mungkin membutuhkan dua minggu atau lebih.”

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus sebelumnya telah menyatakan yakin akan kemampuan China untuk menangani penyebaran wabah virus korona.

Menurut laporan terakhir, pada Selasa, 4 Februari 2020, virus korona yang dikenal sebagai 2019-nCoV itu telah menewaskan sedikitnya 425 korban, dengan lebih dari 20.000 kasus infeksi telah terkonfirmasi. (*)

BERITA REKOMENDASI