China Komentari Desakan Trump Soal TikTok

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – China buka suara setelah Presiden Donald Trump mendesak agar operasional TikTok di Amerika Serikat dijual ke perusahaan AS. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menganggap langkah Trump itu sebagai manipulasi politik.

Menurut Wang, AS telah telah menyalahgunakan konsep keamanan nasional untuk menekan secara tidak adil perusahaan-perusahaan tertentu. Kata dia AS menggunakan alasan keamanan nasional untuk menindak keras perusahaan-perusahaan China, padahal mereka melakukan kegiatan bisnis sesuai dengan aturan internasional dan hukum di sana.

“AS menindak mereka dengan tuduhan palsu. Ini semua adalah manipulasi politik,” kata Wang.

Dia menuduh AS melakukan intimidasi langsung terhadap aplikasi video populer itu. “Ini bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi pasar dan prinsip-prinsip keterbukaan, transparansi, dan non-diskriminasi,” ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI