China Lockdown Ibu Kota Xinjiang

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Pemerintah China memutuskan kembali mengunci (lockdown) Ibu Kota Urumqi, Provinsi Daerah Otonomi Xinjiang, pada Kamis (16/07/2020) setelah ditemukan satu kasus positif Covid-19 dan empat kasus positif lainnya tanpa gejala. Kota berpenduduk 3,5 juta orang itu juga menutup satu-satunya jalur kereta bawah tanah pada Kamis malam waktu setempat, dan membatasi penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan di bandara.

“(Kami) dengan tegas menutup transmisi (penularan)… memperkuat pengendalian di tempat-tempat ramai dan melakukan penyaringan ketat di klinik demam rumah sakit,” kata Komite Partai Komunis China di Xinjiang.

Ada kecurigaan wabah baru Covid-19 di Xinjiang berasal dari seorang pengusaha yang melakukan perjalanan dari Urumqi ke Provinsi Zhejiang. Dia dihubungi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Xinjiang untuk dites virus corona pada Selasa.

Komisi kesehatan Zhejiang pada Kamis mengatakan pengusaha itu dikonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala. Pada Kamis sore waktu setempat, komisi kesehatan Xinjiang mengumumkan ada kasus baru virus corona melalui penularan lokal, yakni seorang wanita berusia 24 tahun yang bekerja di bidang ritel. Dia mengalami sakit tenggorokan pada Jumat lalu dan dikirim ke rumah sakit menggunakan ambulans. (*)

BERITA REKOMENDASI