China Minta WHO Periksa Spanyol Terkait Corona

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Salah satu penasihat kesehatan pemerintahan Presiden Xi Jinping, Wang Guangfa, menuturkan selain China, Badan Kesehatan Dunia (WHO) seharusnya turut memasukkan Spanyol ke dalam tempat yang patut diselidiki mengenai awal mula kemunculan Covid-19.

Klaim tersebut diutarakan Wang berdasarkan temuan sejumlah peneliti di Barcelona yang menyatakan bahwa mereka mendeteksi kemunculan Covid-19 dalam sampel air limbah di kota itu pada Maret 2019 lalu, atau sembilan bulan sebelum kasus corona menyebar di Wuhan, China.

Tim virologi Universitas Barcelona telah menguji air limbah sejak pertengahan April 2019 demi mengidentifikasi potensi kemunculan wabag baru. Tim peneliti akhirnya memutuskan menguji sampel air limbah dari beberapa bulan sebelumnya.

Setelah Barcelona mengonfirmasi kasus pertama corona sekitar Februari 2020, tim virologi tersebut kembali menguji sampel air limbah yang diambil antara Januari 2018-Desember 2019. Genom virus Covid-19 lalu ditemukan pada salah satu sampel air limbah yang diambil pada 12 Maret 2019.

Tim juga menemukan lebih banyak genom virus tersebut pada 15 Januari 2020 atau enam minggu sebelum kasus pertama corona terdeteksi di Spanyol. Namun, banyak ahli yang meragukan temuan tim virologi Universitas Barcelona itu.

Para ahli independen menganggap temuan itu cacat dan bertentangan dengan bukti kuat selama ini yang menyatakan bahwa virus Covid-19 pertama kali muncul di China sekitar Desember 2019. “Penjelasan yang paling masuk akal adalah sampel (air limbah itu) telah terkontaminasi atau tercampur,” kata Profesor Francois Balloux, Direktur UCL Genetics Institute di London, Inggris. (*)

BERITA REKOMENDASI