China Sebut Amerika Pelanggar HAM Dunia

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying mengatakan Amerika Serikat adalah pelanggar hak asasi manusia terbesar di dunia dan tuduhan atas pelanggaran hak asasi manusia di Provinsi Xinjiang sebagai kebohongan terbesar abad ini.

Hua membantah pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, yang mengatakan AS akan memberlakukan pembatasan visa pada karyawan tertentu dari perusahaan teknologi China yang memberikan dukungan material kepada rezim yang terlibat dalam pelanggaran HAM di Xinjiang dan pelanggaran global.

“Faktanya, Amerika Serikat adalah pelanggar hak asasi manusia terbesar di dunia, dan tuduhannya tentang masalah HAM di Xinjiang adalah kebohongan terbesar di abad ini. Pejabat AS harus merasa malu pada diri mereka sendiri dan media, serta warga AS harus merasa menyesal karena memiliki pejabat seperti itu yang penuh dengan kebohongan,” kata Hua.

Hua mengatakan kinerja China dalam menangani masalah HAM bergantung pada rakyat China dan bukan bergantung pada politikus AS. Hua mengatakan sejak Republik Rakyat China berdiri lebih dari 70 tahun lalu di bawah kepemimpinan Partai Komunis China. (*)

BERITA REKOMENDASI