China Tegas Kecam Amerika

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – China mengecam para pejabat Amerika Serikat dan negara-negara lain karena mengucapkan selamat kepada Presiden Taiwan Tsai Ing-wen atas kemenangan dalam pemilu. Tsai Ing-wen (63) yang dikenal sangat anti-China kembali terpilih menjadi presiden Taiwan dalam pilpres yang digelar Sabtu (11/01/2020).

"Pihak China menyatakan ketidakpuasan yang kuat terhadap hal ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, serta para diplomat dari Inggris dan Jepang, secara resmi mengucapkan selamat kepada Tsai. Tetapi, Beijing yang memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, mengecam tindakan mereka karena dianggap melanggar prinsip satu-China.

"Kami sangat menentang segala bentuk pertukaran resmi antara Taiwan dan negara-negara yang telah menjalin hubungan diplomatik dengan China," kata dia.

Hasil resmi menunjukkan Tsai berhasil meraup 57 persen dari keseluruhan suara. Peserta pemilu kali ini pun mencetak rekor dengan 8,2 juta suara. Lebih banyak 1,3 juta suara dari kemenangan Tsai pada 2016 lalu.

Rival utama Tsai, Han Kuo-yu dari partai pendukung China, Kuomintang, mendapat 39 persen suara dan mengakui kekalahannya.

Media pemerintah China juga menganggap remeh kemenangan Tsai. Dalam laporannya, media pemerintah China meragukan legitimasi kampanye Tsai dengan menuduh pemimpin Taiwan itu menang dengan cara kotor dan curang. (*)

BERITA REKOMENDASI