China Tetap Lanjutkan Kebijakan Terhadap Etnis Uighur

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Presiden China Xi Jinping mengklaim kebijakan yang dibuat untuk etnis Uighur di Xinjiang telah tepat. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah kecaman dan kritik global karena China dianggap terlalu menekan dan mendiskreditkan umat Muslim di Xinjiang.

Saat berbicara pada konferensi kerja selama dua hari di Xinjiang, Xi mengatakan bahwa strategi China telah benar dan harus dilanjutkan untuk jangka panjang. “Seluruh partai harus memperlakukan implementasi strategi Xinjiang sebagai tugas politik, dan bekerja keras untuk menerapkannya secara lengkap dan akurat. Untuk memastikan bahwa pekerjaan Xinjiang selalu berada di arah politik yang benar,” ujar Xi.

Etnis Uighur yang mayoritas beragama Islam banyak menghuni Xinjiang. Dunia internasional kerap mengecam perlakuan kurang baik pemerintah China terhadap etnis Uighur, termasuk upaya genosida wanita Muslim di sana.

Menanggapi kecaman global, pemerintah China kerap membantahnya. “Perlu untuk menceritakan kisah Xinjiang dengan cara multi-level, serba bisa, dan tiga dimensi, dan dengan percaya diri menyebarkan stabilitas sosial Xinjiang yang sangat baik,” ucap Xi. (*)

BERITA REKOMENDASI