Cina Sebar Drone Jaga Pulau Sengketa

Editor: Ivan Aditya

CHINA (KRjogja.com) – Cina tengah mempersiapkan untuk menerbangkan pesawat drone siluman untuk mengawasi dan memetakan perairan serta pulau-pulau yang menjadi sengketa dengan negara lain. Kebijakan ini dilakukan ditengah meningkatnya ketegangan atas sejumlah wilayah yang disengketakan di Laut Cina Selatan dan Timur.

Drone Cina akan mensurvei Kepulauan Senkaku/Diaoyu di Laut Cina Timur, yang juga diklaim oleh Jepang, dan wilayah luas di Laut Cina Selatan yang juga diklaim oleh sejumlah negara. Beijing mengklaim Laut Cina Selatan yang memiliki 12.186 pulau yang tersebar di wilayah seluas lebih dari 3.000 kilometer persegi. Beberapa dari pulau itu berada jauh dari daratan Cina.

“Karang dan pulau-pulau adalah bagian penting dari wilayah nasional kita. Informasi geologi mereka yang tepat adalah bukti penting untuk demarkasi perairan teritorial dan untuk melindungi kepentingan maritim nasional dan keamanan,” kata general manager dari Cina TopRS Technology Co Ltd, Li Yingcheng.

Yingcheng mencatat banyak pulau dan karang di Laut Cina Selatan yang memiliki kekayaan yang jauh lebih besar dari pada apa yang terlihat di atas air. Cina akan menggunakan dua drone siluman ZC-5B dan ZC-10. Kedunya dilengkapi sistem navigasi Beidou, analog Cina dari sistem Google, dan dapat menjangkau wilayah penuh hingga 80 mil laut dan sebagian daerah yang tersebar di 1.500 mil laut.

“ZC-5B secara khusus dirancang untuk memetakan dan mensurvei terumbu laut yang terbuka. Drone ini memiliki jangkauan operasi lebih dari 1.400 km dan dapat bekerja hingga 30 jam,” kata Yingcheng. (*)

BERITA REKOMENDASI