Covid-19 Varian India Tersebar di 53 Wilayah

Editor: Ivan Aditya

INDIA, KRJOGJA.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut varian virus corona B.1.617 yang pertama kali terdeteksi di India telah tercatat di 53 wilayah. Selain itu, WHO juga telah menerima informasi dari sumber tidak resmi bahwa varian B.1.617 telah ditemukan di tujuh wilayah lain.

Dalam laporan terbaru itu, WHO menyatakan tengah memantau enam varian covid-19. Satu ditemukan pertama kali di banyak negara, dua di antaranya pertama kali ditemukan di Amerika Serikat, sedangkan tiga lainnya pertama kali ditemukan di Brasil, Filipina, dan Prancis.

“Evolusi virus sudah diperkirakan, dan semakin banyak SARS-CoV-2 beredar, semakin banyak peluang yang dimilikinya untuk berkembang,” kata laporan itu.

Untuk itu, perlu upaya menekan penularan melalui metode pengendalian penyakit yang mapan dan terbukti. Hal itu menjadi aspek penting dalam strategi global untuk mengurangi terjadinya mutasi yang memiliki implikasi negatif pada kesehatan masyarakat.

Laporan tersebut mencermati tingginya tingkat penularan varian B.1.617. Sementara itu, tingkat keparahan penyakit dan risiko infeksi masih diselidiki.

Varian B.1.617 sendiri menjadi satu dari empat mutasi corona yang dianggap berbahaya bagi WHO. Tiga mutasi lainnya yaitu ditemukan pertama kali di Inggris (B.1.1.7), Afrika Selatan (B.1.351), dan Brasil (P.1). (*)

BERITA REKOMENDASI