Dampak Topan Phanfone Tewaskan 16 Warga Filipina

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Topan Phanfone yang menghantam area terpencil dan daerah wisata di kawasan tengah Filipina pada Kamis (25/12/2019) tercatat merenggut sedikitnya 16 nyawa. Lembaga bencana Filipina mengungkapkan korban tewas berasal dari Visayas, Filipina. Sementara bencana serupa juga menerjang Borocay, Coron, dan sejumlah destinasi wisata populer lainnya.

Bandara di Kalibo yang melayani rute penerbangan menuju Boracay dilaporkan rusak parah sehingga jadwal penerbangan pun dibatalkan. Topan Phanfone menerjang dengan kecepatan angin mencapai 195 kilometer per jam hingga memporak porandakan atap rumah, tiang listrik, hingga pohon-pohon di jalan.

Kendati kecepatan angin mulai melemah, namun topan Phanfone tercatat memicu kerusakan seperti halnya topan Haiyan yang terjadi pada 2013. Kala itu tercatat lebih dari 7.300 orang tewas.

"Ini memiliki karakter serupa Haiyan. Hanya kurang merusak, tetapi memiliki karakter yang sama dengan topan Haiyan," tutur indy Ferrer, seorang petugas informasi di pusat bencana wilayah Visayas Barat. (*)

BERITA REKOMENDASI