Data Kapal Selam DCNS Diretas

Editor: Ivan Aditya

PRANCIS (KRjogja.com) – Data rahasia perusahaan kontraktor pertahanan Prancis, DCNS yang terlibat produksi kapal selam, bocor. Kemungkinan ini menimbulkan kekhawatiran kepada India, Malaysia, dan Cile yang membeli kapal selam dari perusahaan tersebut.

Masalah kebocoran tersebut pertama kali diungkapkan media Australia, The Australian. Media ini menyatakan bahwa dokumen setebal 22.400 halaman berisi detail kemampuan tempur kapal selam DCNS model Scorpene yang dirancang untuk kebutuhan militer laut India, dan berbagai model yang digunakan Malaysia dan Cile, diretas.

India langsung membuka penyelidikan setelah surat kabar The Australian menerbitkan dokumen berkaitan rincian enam kapal selam yang dirancang DCNS untuk Angkatan Laut India. Selain India, Australia kini juga mulai ragu tentang keamanan proyek kepal selam yang mulai dikembangkan DCNS sejak April lalu.

Proyek ini untuk mengembangkan kapal selam generasi baru bagi kebutuhan pertahanan negara itu. Namun, Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull mengatakan, Canberra membeli model yang berbeda dari yang dinyatakan dalam dokumen yang bocor itu.

Sementara itu, pihak DCNC ketika dimintai konfirmasinya mengatakan bahwa peretasan itu dicurigai dilakukan pesaingnya yang ingin melakukan perang ekonomi. Mereka menambahkan bahwa pihaknya kini tengah bekerja untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang bertanggung jawab. (*)

BERITA REKOMENDASI