Demi Toilet Gratis, Desa Di India Berubah Nama Jadi Trump

MARODA, KRJOGJA.com – Sebuah yayasan amal pemberi toilet memelopori upayanya untuk mengganti nama sebuah desa di India dengan nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Hal itu dilakukan untuk menghormati hubungannya dengan Negeri Paman Sam dan menggalang dukungan demi perbaikan sistem sanitasi di India.              

Nama baru dari desa itu, Trump Sulabh bukanlah nama resmi dan tidak akan tercantum dalam peta. Sementara nama badan amal tersebut Sulabh International berasal dari bahasa Hindi yang berarti ‘bisa diakses’ atau ‘dapat diperoleh’ yang menunjukkan tujuannya memberikan toilet yang simpel dan gratis di seluruh wilayah India yang kekurangan.

Banyak dari 400 penduduk desa mengatakan bahwa mereka tidak tahu siapa itu Trump. Tapi mereka senang para tetua desa mereka menyetujui promosi tersebut karena berarti mereka akan menerima toilet gratis di setiap rumah dari 60 rumah di desa tersebut. Tidak satu pun dana untuk toilet baru itu berasal dari Trump atau AS.

"Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak bisa menamainya dengan nama perdana menteri kita sendiri," kata pekerja bangunan Sajid Hussain sebagaimana dilansir Associated Press, Sabtu (23/6/2017). Meski begitu, dia senang dengan inisiatif membangun toilet dan berharap diikuti dengan dana untuk pendidikan, listrik dan perbaikan lainnya.    

Pendiri badan amal tersebut, Bindeshwar Pathak, mengakui bahwa penamaan desa tersebut dengan nama Trump adalah sebuah aksi yang bertujuan menarik lebih banyak perhatian – dan diharapkan akan mendanai – usaha mereka memperbaiki sanitasi di seluruh India. (*)

BERITA REKOMENDASI