Demokrasi di China Kalahkan Amerika

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Republik Rakyat China mengklaim sebagai negara demokrasi terbesar di dunia mengalahkan Amerika Serikat.
Dalam buku putih Demokrasi China, sebanyak 900 juta lebih warga berpartisipasi memilih wakil untuk anggota kongres rakyat di tingkat kabupaten dan kota pada 2016 dan 2017.

Buku putih itu memuat bahwa hampir 2,48 juta orang dipilih secara langsung untuk mewakili kabupaten dan kota di kongres rakyat. Saat ini partisipasi masyarakat dalam pemilihan telah mencapai 90 persen

Buku putih berjudul “Keberhasilan Demokrasi” tersebut diterbitkan dan diluncurkan oleh Kantor Informasi Dewan Pemerintahan China (SCIO). Peluncuran buku putih itu diklaim sengaja untuk mendahului pelaksanaan KTT Demokrasi yang digelar oleh Amerika Serikat.

China mengklaim demokrasi negara itu lebih luas, lebih tulen, dan lebih efektif daripada demokrasi AS. Politikus AS mewakili kelompok kepentingan, tetapi Deputi Sekretaris Jenderal Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China (NPC) Guo Zhenhua menyatakan, di China seluruh proses demokrasi menjamin perubahan kehidupan masyarakat. (*)

BERITA REKOMENDASI