Dennis Rodman Ingin Jadi Juru Damai Korut

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Hubungan dekat yang terjalin antara Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, dengan mantan pebasket Amerika Serikat (AS), Dennis Rodman, tidak perlu diragukan lagi. Pria eksentrik itu diketahui berkunjung ke Pyongyang beberapa waktu lalu.

Dennis Rodman kini meminta agar Presiden AS Donald Trump merekrutnya sebagai perwakilan perdamaian untuk Korea Utara. Ditemui di Beijing, China, pria berusia 56 tahun itu mengaku bahwa perwakilan AS di Negeri Tirai Bambu coba mencegahnya untuk pergi ke Pyongyang.

Sebagaimana diketahui, Negeri Paman Sam melarang warganya atau pemegang paspor AS untuk bepergian ke Korut per 1 September 2017. Larangan tersebut berlaku sejak meninggalnya mahasiswa bernama Otto Warmbier, yang pernah dipenjara oleh Korea Utara kurang dari satu tahun.

“Jika saya bisa kembali ke sana, Anda akan lihat saya bisa berbicara dengannya (Kim Jong-un), dan duduk bersama, dan makan malam, minum segelas wine, tertawa, dan melakukan hal lainnya. Saya yakin semuanya bisa dikendalikan dan semua orang bisa sedikit tenang,” ujar Rodman.

Pria bertinggi badan 2 meter (m) itu yakin, semua orang di seluruh dunia saat ini ingin melihatnya melakukan sesuatu untuk Korea Utara. Rodman mengatakan dirinya sudah berusaha membisikkan sesuatu terkait Kim Jong-un kepada Donald Trump selama berbulan-bulan.

“Saya telah berusaha memberi tahu Donald sejak hari pertama: ‘Ayo bicara padaku, man. Saya akan beri tahu apa yang diinginkan Jong-un dari apa pun juga. Bahkan tidak sebanyak itu,’” sambung Dennis Rodman. (*)

BERITA REKOMENDASI