Derry Sulaiman ‘Ngopi’ di Dua Kota Korea

DAEGU (KRjogja.com) –  Mantan gitaris grup band metal Betrayer, Derry Sulaiman muncul di Kota Daegu, Korsel (14/09/16) guna mengajak hadirin meningkatkan takwa dan menjauhkan diri dari minuman keras. Ia menamakan pengajian itu 'ngopi', alias ngobrolin perkara iman.

Di depan 3000-an WNI yang umumnya adalah pekerja Indonesia di Korea, pria yang sehari-hari bersorban itu mengingatkan publik agar tidak terjebak pada urusan duniawi saja. Bekerja dan melakukan aktivitas apapun hendaknya diniatkan untuk kebaikan dan karena Allah.

Selain itu, minuman keras yang diharamkan oleh agama harus dipatuhi oleh para pekerja dan WNI. Mabuk telah terbukti hanya menciptakan masalah baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Karena Tuhan itu yang membuat semua yang ada. Ia ada ketika kata ada belum lahir. Bahkan Tuhan akan tetap ada saat kata ada itu sudah enyah dari alam raya. Kita mesti cinta sekaligus takut sama Allah," ujarnya.

Derry datang ke korea didampingi oleh Ronyrom, eks vokalis Romance Band dan Reyhan, eks vokalis Kangen Band. Mereka diundang oleh Komunitas Muslim Indonesia (KMI) yang memintanya tampil di Kota Daegu dan Gimpo (16/09/16).

Selain memberikan siraman rohani, Derry juga menyanyikan beberapa lagunya seperti "Ya Rasulullah". Pria tambun ini juga mengajak hadirin untuk bersedekah untuk membangun rumah di akherat kelak.

Dalam kesempatan itu, Minister Counsellor M Aji Surya dari KBRI Seoul menyerukan kepada para pekerja untuk rajin menuntut ilmu. Gaji yang relatif banyak itu harus disisihkan sebagian untuk ilmu pengetahuan. "Salah satu orang yang diangkat derajatnya oleh Tuhan karena memiliki ilmu pengetahuan yang banyak," katanya.

Pengajian akbar semacam ini memang menjadi tradisi WNI di Korea, khususnya pada saat liburan awal tahun dan menjelang akhir tahun. Pengajian sebelumnya dilakukan di kota Gumi dengan pembicara dari Cirebon, KH Yahya Zainul Maarif atau dikenal dengan Buya Yahya. (*)

BERITA REKOMENDASI