Desakan Tak Memilih Trump Merebak di Amerika

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Langkah kontroversial yang selalu dilakukan Presiden Amrika Donald Trump selalu menuai kecaman. Bahkan kali ini ajakan untuk tak memilih Trump kembali sebagai presiden mulai menyeruak.

Seperti diketahui, November mendatang Amerika akan menghelat pemiluhan umum. Trump masih meiliki kesempatan untuk mejbata kedua kalinya juga mendapat dukungan dari partai dan rakyat Amerika.

Ajakan untuk tak memilih Trump dilontarkan dari tim nasional pria Amerika Serikat, Michael Bradley Dengan nada keras ia mengatakn jika Amerika ingin menyelesaikan masalah ketidaksetaraan rasial dan ketidakadilan sosial maka Trump dapat menjadi presiden.

“Tidak ada kepemimpinan. Tidak ada kepemimpinan dari presiden, tidak ada kepemimpinan dari senator Republik yang telah duduk dan benar-benar terlibat dalam semua yang dia lakukan selama 3 setengah tahun terakhir,” tuturnya.

Bradley kemudian mendesak orang untuk memberikan suara dalam pemilihan umum November. “Saya hanya berharap orang dapat pergi ke tempat pemungutan suara pada bulan November dan memikirkan lebih dari apa yang baik bagi mereka, lebih dari apa yang baik untuk status mereka sendiri, bisnis mereka sendiri, pengembalian pajak mereka sendiri. Saya berharap orang-orang dapat pergi ke tempat pemungutan suara dan memahami bahwa dalam banyak hal, masa depan negara kita dan masa depan demokrasi kita dipertaruhkan,” katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI