Dialog Korsel – Korut Digelar 25 Mei

Editor: Ivan Aditya

KORSEL, KRJOGJA.com – Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan pertemuan tingkat pejabat senior bersama Korea Utara akan digelar setelah latihan gabungan militer Seoul dan Washington selesai 25 Mei mendatang. Hal itu diutarakan Moon melalui juru bicaranya, Yoon Young-chan di Washington, Amerika Serikat, pada Selasa (22/05/2018), dalam rangkaian pertemuannya dengan Presiden Donald Trump.

Beberapa waktu lalu, Pyongyang menunda dialog dengan Seoul sebagai bentuk protes terhadap latihan militer yang masih dilakukan AS dan Korsel di Semenanjung Korea. Korut bahkan menganggap simulasi perang kedua negara itu sebagai bentuk upaya menyerang negaranya dan mengancam akan membatalkan rencana pertemuan tinggi dengan Trump, 12 Juni mendatang.

Seusai bertemu Moon di Gedung Putih, Trump sendiri sempat ragu rencana pertemuannya dengan Kim Jong-un pada 12 Juni nanti terlaksana. "Ada kemungkinan yang sangat besar pertemuan tidak akan berjalan. Bukan berarti tidak akan berhasil dalam jangka waktu tertentu, tapi mungkin tidak berhasil untuk 12 Juni mendatang," kata Trump.

Trump mengatakan persiapan sedang berjalan dengan Kim, tetapi dirinya memperkirakan tidak ada cukup waktu bagi kedua belah pihak untuk menyetujui parameter yang seharusnya saling disepakati. "Kita lihat saja apa yang terjadi. Jika itu tidak terjadi, mungkin itu akan terjadi nanti. Mungkin pada waktu yang berbeda. Tapi kita sedang bicara," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI