Didampingi Tim Medis, Sebagian Jamaah Jalani Sunah Tarwiyah

MAKKAH, KRJOGJA.com – Sebagian jamaah calon haji menjalani ibadah tarwiyah, yang merupakan salah satu sunah haji di Mina. Diantaranya adalah dari Kloter 38 SOC, yang tergabung dalam KBIH Amanah Kabupaten Magelang, Jumat (9/8/2019).

Pada ibadah Tarwiyah ini, segenap petugas Kloter 38, termasuk tim medis turut mendampingi. Jamaah sendiri diangkut sejumlah bus dari pemondokkan, hotel menuju ke  Mina. Mereka menempati Maktab 66 di tenda 13. 

Lokasi ini berada di paling atas di bawah perbukitan batu. Fasilitas sangat baik dari tenda luas dan dengan AC, kamar mandi, dan dekat fasilitas pengolahan air.

Ketua Kloter 38 H Ahmad Musa mengatakan suatu kehormatan dapat mendampingi jamaah untuk tarwiyah, sebelumnya pihaknya harus melapor dan meminta ijin pada Daker Makkah akan adanya jamaah yang tarwiyah. " Kloter 38 semua tarwiyah, setelah menjelaskan pada Daker, mereka mengijinkan," katanya 

Dikatakan, Tarwiyah bukan sebagai program dari Pemerintah dalam ibadah haji, selain sunah, cukup beresiko sebab dikhawatirkan jamaah tidak dapat wukuf di arofah yang merupakan rukun haji. " Tarwiyah adalah bermalam di Mina sebelum mengikuti  wukuf di padang arofah," katanya, sembari menyatakan setelah selesai tarwiyah jamaah harus segera ke padang Arofah, jika terlewat maka ibadah haji batal atau tidak sah. 

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Jumari Al Ngluwari, yang juga ketua rombongan KBIH Amanah mengatakan pihak maktab 66 membolehkan dan mengatur Tarwiyah. " Setelah selesai tarwiyah akan segera ke padang arofah untuk wukuf pada Sabtu pagi," katanya.

Dikatakan tiap tahun KBIH Amanah mengajak jamaah untuk melakukan ibadah tarwiyah, dan selama ini Alhamdulillah tidak ada kendala. Tidak hanya KBIH Amanah, tarwiyah juga dikerjakan jamaah dari negara-negara lain karena sebuah sunnah. (Osy)

BERITA REKOMENDASI