Disebut Lari ke Bunker, Trump Marah

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Donald Trump meradang dengan pemberitaan media yang mengatakan jika ia bersembunyi di ruang perlindungan bawah tanah (bunker) ketika ada aksi protes atas kematian George Floyd di luar Gedung Putih pada Jumat (29/05/2020) malam.

Seorang mengatakan jika Trump marah dan mengatakan kepada para pembantu di Gedung Putih untuk terlihat di luar Gedung Putih pada Senin (01/06/2020) usai aksi demo yang berujung kerusuhan disertai aksi penjarahan.

Trump pada Senin dilaporkan berjalan kaki dari Gedung Putih ke Gereja St. John yang menjadi sasaran vandalisme dan amuk massa. Sesaat sebelumnya ia memberikan pernyataan sebagai respons atas aksi demo berujung kerusuhan dan penjarahan di Washington DC. “Saya akan memberikan penghormatan ke tempat yang sangat, sangat istimewa,” ujar Trump di Gedung Putih.

Tak lama sebelum Trump memberikan pernyataan kepada awak media, polisi melepaskan gas air mata dan menembakkan peluru karet untuk membubarkan massa yang menggelar aksi demo. (*)

BERITA REKOMENDASI