Ditemukan Sarin dalam Perang Suriah

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Lembaga pengawas penggunaan senjata kimia global menemukan penggunaan gas sarin dalam serangan di kota kekuasaan oposisi Suriah yang menewaskan 70 orang pada 30 Maret lalu.

"Hasil analisis sampel menunjukkan dengan jelas adanya penggunaan sarin," ujar seorang sumber merujuk.

Temuan ini pun menambah panjang laporan penggunaan gas sarin di Suriah. Sebelumnya, tepatnya Juni lalu, Tim Pencari Fakta OPCW juga melaporkan penggunaan gas sarin dalam serangan di Kota Khan Sheikhoun pada 4 April.

Serangan yang menewaskan puluhan orang itu memicu amarah Amerika Serikat hingga akhirnya memutuskan untuk menyerang pangkalan udara Suriah. Selama ini, Suriah selalu menampik penggunaan gas sarin oleh pihaknya.

Mereka sudah berjanji akan menghancurkan senjata kimianya melalui perjanjian dengan Rusia dan AS pada 2013 lalu. OPCW sendiri hanya berwenang menentukan ada tidaknya penggunaan gas sarin. Selanjutnya, tim gabungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan OPCW akan menentukan pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu. (*)

BERITA REKOMENDASI