Dua Oknum Prajurit TNI Curi Motor di Perbatasan Malaysia

Editor: Ivan Aditya

MALAYSIA, KRJOGJA.com – Dua anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) ditangkap karena diduga mencuri sepada motor di Malaysia. Media Malaysia memberitakan dua anggota TNI-AD, salah seorang bersenjata lengkap ditahan karena mengendarai sepeda motor curian di perbatasan Kuching, Sarawak, Malaysia.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sabrar Fadhilah membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Bahwa ada peristiwa seperti ini benar," kata Sabrar.

Namun, Sabrar menyebut belum mengetahui secara detil kronologis peristiwa pencurian dan penangkapan tersebut. Saat ini, kata Sabrar sudah ada perwira penghubung yang menuju ke lokasi untuk mengetahui secara langsung peristiwa tersebut.

Kabar yang dilansir media Malaysia menyatakan kedua anggota TNI-AD tersebut ditangkap sekitar pukul 3 dini hari oleh tiga anggota Departemen Investigasi Kejahatan (JSJ) yang berpatroli untuk mendeteksi penyelundupan di perbatasan.

Kepala JSJ Sarawak, Datuk Dev Kumar mengatakan saat memasuki kawasan perladangan di perbatasan, polisi melihat sebuah sepeda motor datang dari arah Lundu menuju perbatasan. "Polisi memblokir sepeda motor itu dan menahan dua lelaki Indonesia yang memakai celana TNI-AD," kata Kumar seperti dilansir Berita Harian.

"Seorang tersangka membawa senapan SS 1 bersama satu kelopak dan 15 butir peluru. Dokumen identitas menunjukkan kedua tersangka anggota TNI," kata dia menambahkan.

Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa sepeda motor yang digunakan kedua anggota TNI itu dilaporkan hilang di Sekarna, Kuching tahun lalu. Menurut Kumar, saat sedang memeriksa kedua anggota TNI, tiba-tiba sebuah kendaraan Mitsubishi Pajero datang dari arah Lundu menuju perbatasan INdonesia.

"Kendaraan itu berhenti setelah melihat polisi. Dua laki-laki keluar dari mobil dan melarikan diri ke perkebunan kelapa sawit," kata Kumar. (*)

BERITA REKOMENDASI