Dua Wartawan Diculik Pemberontak Kolombia

Editor: Ivan Aditya

EKUADOR, KRJOGJA.com – Dua wartawan Ekuador bersama seorang sopirnya dilaporkan diculik oleh oknum pemberontak FARC di perbatasan Kolombia pada awal pekan ini. Panglima militer Kolombia, Alberto Mejia, melaporkan bahwa para korban yang bekerja di surat kabar terkemuka Ekuador, El Comercio, itu diculik di Desa Mataje, Provinsi Esmeralda.

"Tidak diragukan lagi, Guacho, teroris yang dikenal memimpin kelompok itu, bertanggung jawab atas penculikan tersebut," kata Mejia.

Penculikan wartawan ini memicu kekhawatiran warga Ekuador lantaran merupakan insiden pertama sejak tiga dekade terakhir. Desa Mataje termasuk daerah konflik di mana operasi militer untuk melumpuhkan eks anggota FARC yang tak ingin berdamai masih terus berjalan.

FARC sendiri sudah resmi rujuk dengan pemerintah setelah 52 tahun berperang, pada akhir 2016 lalu. Dalam perjanjian damai, FARC dianggap sebagai salah satu partai politik di negara Amerika Latin itu. (*)

BERITA REKOMENDASI