Dubes RI Serahkan Surat Kredensial ke Presiden Putin

Editor: KRjogja/Gus

Moskow, KRjogja.com – Bertempat di Alexander Hall Istana Agung Kremlin, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia, Jose Tavares menyerahkan surat-surat kepercayaan ‘letters of credentials’ kepada Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin.

Penyerahan surat kepercayaan, Selasa (18/5) waktu setempat disaksikan puluhan dutabesar negara lain juga disiarkan secara streaming oleh Stasiun Televisi Rossiya 24 dan Situs Resmi Istana Kepresidenan.

Dubes Tavares dalam siaran pers KBRI Moskow yang diterima redaksi Rabu (19/5) menyebutkan pengakuan Presiden Putin Rusia dan Indonesia memiliki hubungan persahabatan yang sangat baik dan telah berjalan lama. Indonesia – Rusia, lanjutnya, bahkan baru merayakan 70 Persahabatan
Rusia Indonesia.

Menurutnya terdapat potensi yang sangat besar untuk melaksanakan kerja sama Rusia dengan Indonesia di bidang pembangkit listrik tenaga nuklir dan air, bidang transportasi, bidang infrastruktur pedesaan, termasuk pesawat terbang dan galangan kapal. “Presiden Putin juga menggarisbawahi pentingnya Rusia-Indonesia untuk mengkoordinasikan posisi masing-masing negara pada isu global dan regional termasuk dalam kerja sama dalam kerangka kawasan Asia Pasifik dan dalam kerangka ASEAN-Rusia”, ujar Dubes Tavares.

Dubes Tavares dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, di Istana Negara pada Senin (26/10/2020) dan tiba di Moskow pada tanggal 13 Desember 2020. Dalam upacara penyerahan surat kepercayaan juga dihadiri Menteri Luar Negeri Federasi Rusia, Sergey Lavrov dan Asisten Presiden Rusia Untuk Hubungan Internasional, Yuriy Ushakov serta 22 duta besar dari pelbagai negara.

Tugas Mulia

Dalam sambutannya Presiden Putin selain mengucapkan selamat datang juga menyebutkan bahwa duta besar mengemban tugas mulia dari negara masing-masing untuk meningkatkan kerja sama di pelbagai bidang yang saling menguntungkan. “Pemerintah Rusia juga menekankan pentingnya kerja sama ekonomi yang bebas dan adil, tanpa adanya sanksi yang bermotivasi politik,” tandas Presiden Putin.

Secara khusus, dikatakan kesiapan Rusia untuk bekerja sama dengan negara-negara dan mitra global dalam memerangi pandemi covid-19 yang telah menjadi ujian nyata bagi nilai-nilai kemanusiaan seperti solidaritas, gotong royong, dan humanisme. Pada prinsipnya lanjut Presiden Rusia, negaranya ingin mengembangkan kemitraan terbuka di berbagai bidang dengan berdasarkan prinsip kesetaraan, penghormatan atas kepentingan nasional, dan prinsip non-intervensi dalam politik dalam negeri.

“Kami siap berbagi pengalaman dan membantu negara lain untuk mengatasi dampak ekonomi dan sosial jangka panjang dari pandemi, termasuk menyiapkan produksi vaksin covid-19 dan obat-obatan yang telah dikembangkan di Rusia”, pungkas Presiden Putin.

 

 

BERITA REKOMENDASI