Duterte Menolak Minta Maaf

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA (KRjogja.com) – Presiden Filipina Rodrigo Duterte menuai kecaman setelah menyebut Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Filipina, Philip Goldberg dengan kata-kata yang kasar dalam pidatonya. Namun meski dikecam, Duterte menolak minta maaf atas kata-kata kasarnya itu.

Departemen Luar Negeri AS telah memanggil diplomat Filipina untuk menjelaskan mengapa Duterte menyerang Goldberg dalam pidatonya di depan para tentara di kamp militer di Jolo, Filipina selatan, pekan lalu. Namun Duterte tak peduli. "Saya tak akan minta maaf untuk apapun. Dia sendiri tidak minta maaf kepada saya ketika kami bertemu. Kenapa saya harus minta maaf padanya?" kata figur kontroversial itu.

Duterte mengatakan, Goldberg sendiri yang memulai keributan itu. Dikatakan Duterte, saat kampanye kepresidenan pada Mei lalu, Goldberg mengkritik Duterte yang bercanda tentang memperkosa seorang misionaris Australia yang diperkosa dan dibunuh saat kerusuhan di penjara tahun 1989 di Davao, kota yang pernah dipimpin Duterte sebagai wali kota selama dua dekade. (*)

BERITA REKOMENDASI