Duterte Minta Waktu Satu Hari untuk Istirahat

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Setelah melewatkan upacara Hari Kemerdekaan Filipina pada Senin (12/06/2017), Presiden Rodrigo Duterte kembali meminta satu hari tambahan untuk berstirahat.

"Presiden dalam keadaan sehat," ujar juru bicara kepresidenan Filipina, Ernesto Abella.

Abella mengatakan, agenda Duterte belakangan ini memang sangat padat, terutama setelah pemberlakuan darurat militer akibat bentrokan antara militer dan kelompok militan Maute di Kota Marawi. Sejak bentrokan yang sudah menelan lebih dari 100 korban jiwa itu pecah pada 23 Mei lalu, Duterte rutin mengunjungi kamp-kamp militer dan menemui para tentara.

"Tidak perlu pemeriksaan medis untuk memberi peringatan kepada kalian untuk beristirahat. Tubuh kalian yang mengatakannya," tutur Abella.

Namun, pernyataan Abella tersebut tak meredakan kekhawatiran sejumlah pejabat akan kondisi kesehatan sang presiden. Kondisi kesehatan Duterte menjadi sorotan setelah pada Desember lalu, ia mengaku sering mengonsumsi fentanyl, obat penahan rasa sakit yang biasa digunakan oleh pengidap kanker dan penyakit kronis lainnya. (*)

BERITA REKOMENDASI