Duterte Peringatkan Kemungkinan Terjadinya Perang Sipil

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Presiden Rodrigo Duterte memperingatkan kemungkinan pecahnya perang sipil jika baku tembak antara militer Filipina dan kelompok militan Maute di Marawi tak kunjung usai dan meluas hingga ke seluruh Mindanao.

Duterte mengatakan, perang sipil sangat mungkin terjadi karena jika kelompok militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS mulai merambah ke wilayah lain, warga Kristen akan bersiaga dengan mempersenjatai diri.

"Semuanya akan kacau karena orang Kristen di Mindanao juga akan mempersenjatai diri sendiri. Kita tidak bisa membiarkan itu karena jika warga sipil mempersenjatai diri, akan ada perang sipil," ujar Duterte.

Untuk mencegah terjadinya perang sipil, Duterte mendesak jajaran kabinetnya untuk segera merampungkan perundingan damai dengan kelompok pemberontak Fron Pembebasan Islam Moro (MILF) yang dipimpin oleh Al-Hajj Murad Ebrahim.

Dengan demikian, Duterte dapat meminta bantuan MILF untuk bernegosiasi hingga bisa meredam kekuatan kelompok-kelompok militan yang terinspirasi ISIS, seperti Maute dan Abu Sayyaf. (*)

BERITA REKOMENDASI